Nats Alkitab Pilihan: Yeremia 33:3 (TB2)
"Berserulah kepada-Ku, maka Aku akan menjawab engkau dan akan memberitahukan kepadamu hal-hal yang besar dan yang tidak terpahami, yang tidak kauketahui."
Bayangkan Yeremia. Ia dipanggil untuk sebuah misi besar, tetapi ia menerima janji ini justru saat ia sedang "terkurung di pelataran penjagaan" (ayat 1). Seringkali, sebagai pelayan Tuhan, kita juga merasa "terkurung". Terkurung oleh anggaran pelayanan yang terbatas, terkurung oleh kurangnya sumber daya manusia, atau terkurung oleh kelelahan fisik dan mental. Kita ingin melakukan hal besar bagi Tuhan, tapi rasanya kaki kita sedang terbelenggu oleh keadaan.
Secara Topikal, ada dua pesan kuat bagi para pelayan Tuhan:
- Pelayanan Dimulai dari Lutut: Tuhan tidak menyuruh Yeremia membuat strategi pelarian dari penjara. Tuhan berkata, "Berserulah kepada-Ku." Pelayanan yang efektif tidak dimulai dari rapat koordinasi yang panjang atau kehebatan skill kita, melainkan dari seruan yang jujur kepada Tuhan. Jika Anda merasa pelayanan Anda sedang jalan di tempat, mungkin ini saatnya untuk kembali "berseru".
- Visi yang Melampaui Logika: Tuhan menjanjikan hal-hal yang "tidak terpahami" dan "tidak kauketahui". Dalam pelayanan, kita sering terjebak pada apa yang kita lihat (fasilitas, jumlah jemaat, respon orang). Tapi Tuhan ingin menyingkapkan strategi ilahi yang jauh lebih besar dari apa yang bisa kita desain di atas kertas.
Secara Narasi, Yeremia tetap setia meskipun ruang geraknya terbatas. Ia belajar bahwa kedaulatan Tuhan tidak dibatasi oleh jeruji penjara. Begitu juga dengan bidang pelayanan Anda. Apakah Anda di multimedia, sekolah minggu, atau bagian kebersihan? Tuhan mampu menunjukkan hal-hal "besar" melalui kesetiaan Anda di tempat yang tersembunyi sekalipun. Jangan biarkan "tembok" kelelahan atau keterbatasan fasilitas membuat Anda berhenti berharap akan mukjizat-Nya dalam pelayanan.
5 Pertanyaan Refleksi (Diskusi Kelompok Pelayanan)
- Kejujuran: "Penjara" atau keterbatasan apa yang paling sering membuat semangat pelayanan Anda menurun belakangan ini?
- Prioritas: Dalam mengerjakan tugas pelayanan, mana yang lebih dominan: mengandalkan keahlian teknis atau "berseru" meminta hikmat Tuhan?
- Visi Ilahi: Pernahkah Tuhan menunjukkan "hal besar yang tak terpahami" (seperti solusi tak terduga) saat tim Anda sedang buntu?
- Respon: Bagaimana cara kita tetap menjaga hati yang menyembah saat hasil pelayanan tidak sesuai dengan ekspektasi manusia?
- Aplikasi: Apa satu hal konkret yang akan tim/bidang pelayanan Anda bawa dalam doa bersama minggu ini untuk meminta "hal besar" dari Tuhan?
Doa Penutup
Tuhan Yesus, Sang Kepala Gereja. Kami bersyukur atas kepercayaan-Mu memanggil kami melayani di ladang-Mu. Kami mengaku sering kali kami merasa lelah dan terkurung oleh keterbatasan kami. Hari ini kami mau berseru kepada-Mu. Berikanlah kami visi baru dan tunjukkanlah hal-hal besar yang melampaui logika kami dalam pelayanan ini. Urapilah setiap tangan yang bekerja dan setiap hati yang rindu memuliakan-Mu. Amin.