STRUKTUR KEPENGURUSAN:
- Ketua: Pdt. Dr. Margie Dewana-Ririhena
- Sekretaris: Pdt. Dr. M. Ngabalin
- Anggota:
- Pdt. Elifas T. Maspaitella
- Pdt. Ricardo Rikumahu
- Pdt. Hanok S.K. Makasi
- Pdt. Betzi Ndoen
- Pdt. Adriano Wangkey
- Pdt. Dr. Hendrikus Nayuf
- Pdt. M.E. Raintung
- Pdt. Dr. Clartje Awulle,SH
- Pdt. Sandra Pesiwarissa.
- Dkn. Marcelino Palit
DEFINISI KOMISI:
Komisi Teologi dan Misiologi adalah penjaga api spiritual dan doktrinal Sinode Am GPI. Mengingat GPI terdiri dari berbagai GBM dengan tradisi liturgi dan konteks misi yang unik, komisi ini memegang peran vital dalam merumuskan "Teologi GPI" yang inklusif namun tetap berakar pada tradisi Reformasi. Komisi ini menggali makna kehadiran gereja di tengah kemajemukan Indonesia dan merumuskan strategi misi yang holistik—tidak hanya berfokus pada pertumbuhan jumlah, tetapi juga pada keadilan, perdamaian, dan keutuhan ciptaan.
PERAN, TUGAS & TANGGUNGJAWAB:
1. Peran dan Fungsi Strategis
- Otoritas Pemikiran Teologis: Menjadi pusat perumusan pemikiran teologis yang inklusif namun tetap setia pada akar iman bagi seluruh 12 Gereja Bagian Mandiri (GBM).
- Guardian Inovasi: Memberikan landasan teologis bagi setiap inisiatif baru yang diambil oleh Sinode Am agar tetap berada pada koridor yang sehat secara misiologis.
- Pengembang Strategi Misi Kontekstual: Merumuskan strategi misi holistik yang mencakup isu keadilan, perdamaian, dan keutuhan ciptaan, bukan sekadar pertumbuhan jumlah jemaat.
2. Tugas Pokok (Core Tasks)
- Penyusunan Kurikulum Adaptif: Merumuskan materi pendidikan seperti "Teologi Disrupsi" dan "Etika Digital" sebagai respons terhadap perubahan teknologi.
- Studi dan Pokok Ajaran: Menyelenggarakan studi teologis berkala, menyusun panduan misi lintas budaya, serta merumuskan pokok-pokok ajaran gereja yang relevan bagi jemaat modern.
- Pembinaan Warga Gereja (PWG): Mengembangkan materi pembinaan yang menjawab isu-isu kontemporer, seperti ketahanan ekonomi dan sosial jemaat.
- Konsultasi Teologi: Menyelenggarakan forum konsultasi yang melibatkan perwakilan teolog dari seluruh 12 GBM untuk membangun kesepahaman bersama.
3. Tanggung Jawab dalam Model Integrasi Matriks
Komisi Teologi bekerja secara lintas fungsi dengan komisi lain untuk menghapus budaya silo:
- Inisiasi (bersama Litbang): Memberikan landasan teologis (misalnya keadilan ekonomi) atas data kebutuhan jemaat yang ditemukan oleh Litbang.
- Tinjauan Teologis (Theological Review): Melakukan tinjauan wajib atas setiap proposal program yang dihasilkan Litbang guna memastikan keselarasan dengan identitas GPI.
- Dukungan Komunikasi (bersama PR): Memberikan masukan narasi teologis sebelum Komisi PR merilis konten atau kampanye publik untuk memastikan pesan yang disampaikan bertanggung jawab secara iman.
4. Target Objectives and Key Results (OKR) 2025-2030
Komisi ini memiliki sasaran terukur untuk memperkuat iman jemaat di era disrupsi:
- KR 1: Menerbitkan satu panduan teologis resmi mengenai etika digital dan ketahanan ekonomi jemaat.
- KR 2: Menyelenggarakan dua forum konsultasi teologi yang melibatkan perwakilan dari seluruh 12 GBM.
- KR 3: Mengintegrasikan nilai-nilai ketahanan sosial ke dalam minimal 50% materi pembinaan warga gereja di tingkat Sinode Am.
5. Implementasi melalui Platform Digital (Odoo 16)
Komisi Teologi bertanggung jawab mengelola konten intelektual pada ekosistem digital GPI:
- Odoo eLearning: Mengunggah konten kurikulum "Akademi GPI", membuat kuis evaluasi untuk mengukur pemahaman jemaat, dan mengatur kebijakan akses kursus.
- Odoo Forum: Berinteraksi dalam komunitas "GPI-Connect" untuk menjawab pertanyaan teologis jemaat dan memberikan apresiasi melalui poin karma bagi partisipasi aktif.
- Odoo Blog: Mempublikasikan artikel pemikiran teologis atau laporan hasil konsultasi dengan menggunakan tags agar mudah dicari oleh jemaat.
Secara keseluruhan, tanggung jawab utama komisi ini adalah menjamin bahwa seluruh aktivitas pelayanan Sinode Am GPI tetap setia pada mandat Injil dalam menghadapi tantangan dunia yang terus berubah.